Komentar Mahfud MD Terkait Kepulangan Habib Rizieq

1
20

BincangSyariah.Com – Pada 10 November 2020, Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dipenuh masyarakat yang sengaja datang untuk menjemput Habib Rizieq Shihab.

Kepulangan Rizieq Shihab membuat Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md angkat bicara.

Mahfud MD menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah menghalangi kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut.

“Bahwa Habib Rizieq sendiri mau pulang, kita tidak pernah menghalangi, bahwa dia terhalang pulang, itu urusan dia dengan Pemerintah Arab Saudi. Jika sekarang sudah selesai ya pulang saja. Kita kan tidak pernah menghalangi pulang,” jelas Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam pada Kamis (5/11).

Pada 9 November 2020, sehari sebelum kepulangan Rizieq Shihab, Mahfud MD meminta kepada aparat yang berjaga agar mengawasi kedatangannya dan tidak terlalu berlebihan.

“Ini reguler saja, hanya karena ada peningkatan ekskalasi orang menjemput, iya, penjagaannya juga supaya ditingkatkan,” ujarnya.

Berikut adalah empat hal yang Mahfud MD sampaikan terkait kepulangan Rizieq Shihab ke tanah air:

Mahfud Md menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah menghalangi kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Tanah Air.

Menurutnya, pemerintah akan membuat pengamanan secara reguler bila ada perkumpulan massa di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini mengingatkan agar pengikut Rizieq bisa tertib dan tidak membuat kerusuhan.

“Kalau sampai membuat kerusuhan berarti bukan pengikutnya Habib Rizieq, pemerintah akan bertindak tegas,” tegasnya.

Ia pun berharap agar para pengikut Habib Rizieq tertib dan mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

“Hal ini agar tidak saling me-mudhorot-kan, kalau dalam hukum fiqih itu la dhoro wala dhiror. Jangan saling menyulitkan antara orang, Jadi Anda jaga dan orang lain jaga,” kata Mahfud.

Baca Juga :  Islamic Virtual Festival: Merayakan Maulid Nabi Secara Online

Mahfud Md juga menyatakan bahwa Rizieq Shihab mempunyai hak dan kewajiban hukum yang sama seperti warga negara lainnya. Maka, kepulangannya adalah hak yang harus dilindungi.

“Karena dulu juga waktu pergi, kita berikan haknya untuk pergi bukan karena kita minta untuk pergi. Sekarang mau pulang kita berikan haknya untuk pulang, karena dia adalah warga negara yang hak-haknya harus dilindungi,” kata Mahfud.

Mahfud juga menuturkan bahwa pemerintah mencatat bahwa tujuan Rizieq Shihab pulang ke Indonesia adalah untuk melakukan revolusi akhlak. Menurutnya, tujuan tersebut akan mengarah kepada kebaikan.

“Revolusi akhlak itu akan menimbulkan kebaikan, oleh sebab itu semuanya harus tertib. Silakan menjemput, tapi tertib, rukun dan damai, seperti yang selama ini dianjurkan oleh Habib Rizieq,” kata Mahfud.

Ia melanjutkan bahwa jika ada yang membuat keributan atau membuat rusuh, maka mesti dianggap bukan pengikutnya Rizieq Shihab.

“Kalau pengikutnya Habib Rizieq pasti yang baik-baik, pasti revolusi akhlak,” ujar Mahfud.

Mahfud Md meminta agar aparat yang berjaga mengawasi kedatangan Rizieq Shihab agar tidak terlalu berlebihan. Mahfud memandang, kepulangan Rizieq Shihab di Indonesia adalah hal yang biasa saja.[] (Baca: Ketum PBNU: Hormatilah Habaib, Termasuk Habib Rizieq)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here