Ketua Dewan Pertimbangan MUI Tolak NKRI Bersyariah, Ini Alasannya

1
171

BincangSyariah.Com – Beberapa waktu yang lalu, beberapa kelompok organisasi keagamaan mencetuskan beberapa usulan dalam Ijtimah Ulama ke-4, yaitu terkait NKRI Bersyariah.

Meski hingga kini MUI belum membahas mengenai usulan tersebut secara resmi, namun Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesi (MUI) Din Syamsuddin ikut berkomentar terkait usulan NKRI Bersyariah saat ditanya oleh beberapa rekan media.

“Saya pribadi tidak setuju (NKRI Bersyariah) karena tidak perlu. Kareaa dengan Pancasila sudah nilai Islam, Ketuhanan Yang Maha Esa sudah ada, maka tidak perlu ditambah berdasarkan Pasal 29,” kata Din di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (28/8/19) sebagaimana dikutip dari CNN Indonesia.

Din menyebutkan alasan yang dikemukakan Pemimpin Front Pembela Islam, Rizieq Shihab, atas adanya usulan tersebut yaitu demi menjaga NKRI dan Pancasila dari kehadiran komunis-sosialis.

Menurut Din, wacana NKRI Bersyariah tidak perlu karena sudah ada di sila pertama Pancasila. Apalagi pada poin pertimbangan, Ijtimak menyebut seluruh ulama menyepakati penegakan khilafah adalah kewajiban agama Islam. Hal ini justru bertentangan dengan prinsip NKRI yang tertuang dalam Pancasila dan UUD 45.

Terlepas dari itu, Din menilai terdapat upaya yang dilakukan pihak-pihak tertentu untuk menghilangkan jejak Islam dalam perjalanan sejarah Indonesia, hal ini menurutnya telah banyak ditemukan misalnya soal sejarah bendera merah putih.

“Tanpa bermaksud menuduh dan tanpa menyebut saya sangat rasakan dan jelas ada upaya menghilangkan jejak islam dari sejarah kita,” ujar Din.

Baca Juga :  Cerita Mahfud MD Tentang Pengorbanan Habibie Menolak Kembali Jadi Presiden


BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

1 KOMENTAR

  1. Makanya NKRI Bersyariah untuk menguatkan dan menjaga sejarah perjuangan umat Islam dalam merebut kemerdekaan dan penumpasan PKI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here