Kejujuran Said Aqil Siradj dan Haedar Nashir Tentang Covid-19 Tuai Pujian

1
22

BincangSyariah.Com – Saat ini, virus Corona masih merajalela. Pandemi Covid-19 belum sepenuhnya mereda. Ada banyak hal yang harus diwaspadai dan kejujuran yang mesti dikedepankan.

Sikap Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj dan Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir adalah wujud nyata dari kejujuran tersebut.

Said Aqil terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test. Informasi tersebut dikonfirmasi langsung oleh sekretaris pribadinya yang bernama M. Sofwan Erce.

Said Aqil meminta agar segenap masyarakat beserta warga Nahdlatul Ulama mendoakan kesembuhan Said Aqil. Sofwan menyebut saat ini Said Aqil dalam kondisi baik dan tengah dirawat secara intensif di rumah sakit.

Sementara itu, dilansir Detik.Com, Haedar Nashir memutuskan untuk menolak menerima tamu sebab telah melakukan kontak dengan orang yang dinyatakan positif Corona. Haedar khawatir akan terjadi penularan.

Kisah Haedar tersebut disampaikan Menko Polhukam Mahfud Md. Atas keputusan tersebut, Mahfud Md menaruh rasa hormat kepada Said Aqil dan Haedar Nashir.

Keduanya mengedepankan kejujuran sebab mengumumkan sendiri soal bahaya virus Corona yang berpotensi menulari orang lain dengan cepat. (Baca: Mensinergikan Ikhtiar dan Tawakkal: Catatan untuk Tetap Tenang dan Optimis di Covid-19)

“Hormat, pimpinan puncak kedua ormas Islam terbesar itu selain menjaga dirinya juga menjaga orang lain dari bahaya Covid-19. Keduanya terbuka memberitahu tentang serangan/ancaman Covid-19 pada dirinya dan meminta agar orang lain yang berinteraksi untuk memeriksa dirinya atau tidak menemuinya dulu.” Tulis Mahfud Md dalam cuitan di Twitternya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga mengapresiasi langkah Said Aqil yang berani mengumumkan hasil swabnya.

“Saya sudah mendapati beritanya, jadi saya sangat menghormati, memuliakan beliau sebagai pimpinan ormas Islam terbesar, saya mendoakan segera lekas pulih dan saya sangat menghormati kebijaksanaannya mengumumkan itu.” Kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (30/11).

Ridwan Kamil menyatakan bahwa keduanya adalah tokoh publik yang bisa menjadi inspirasi dan contoh. Sebab, terpapar virus Corona bukanlah sebuah hal memalukan yang perlu ditutup-tutupi.

Tak hanya dari Ridwan Kamil. Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi juga turut merespons dengan mendoakan keduanya agar segera sembuh.

Menag Fachrul Razi dalam keterangan tertulisnya menyatakan: “Saya mendengar kabar bahwa KH Said terkonfirmasi positif Covid-19. Saya dan seluruh jajaran Kemenag mendoakan semoga beliau lekas sembuh dan segera sehat sehingga bisa kembali membimbing umat,” ujar Fachrul dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Senin (30/11).

Mestinya, masyarakat harus fokus pada kesehatan, memperbanyak istirahat, serta kedisiplinan penerapan protokol kesehatan. Kerja keras petugas kesehatan yang terus berbakti demi kesembuhan pasien Covid-19 selama pandemi mesti didukung penuh.[]

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here