Haidar Bagir: Ihsan dan Cinta Adalah Mahkota Agama Islam

0
1171

BincangSyariah.Com- Di tengah ajaran agama Islam yang dimanfaatkan untuk sebagian kelompok, nilai-nilai ajaran agama Islam seakan dipandang keras dan kasar. Padahal sejatinya poin utama dari beragama adalah cinta. Demikian disampaikan oleh Haidar Bagir, pembicara utama dalam kegiatan Komunitas Musisi Mengaji (KOMUJI), di Jakarta Selatan, Rabu (26/2/2020).

“Sepertiga ajaran agama Islam itu adalah Ihsan, kamu berbuat baik kepada orang lain sebagaimana kamu menanggap beribadah kepada Allah”, terang penulis Islam Tuhan Islam Manusia tersebut. .

Fenomena beragama hari ini yang hanya memfokuskan dan menitikberatkan kepada bentuk juga menjadi sorotan dan perhatian banyak kalangan. bagi sebagian kalangan, beragama hanya dipandang sebagai pakaian dan symbol semata. Padahal menurut Haidar Bagir beragama itu bentuk dan isi.

“Artinya tidak hanya berdasarkan pakaian dan symbol semata, tetapi kurang terhadap pergaulan dengan orang lain, dan welas asih kepada orang lain”, jelas Haidar Bagir.

Untuk itulah, Bergama diharapkan harus melahirkan sifat cinta, rahmat dan welas asih kepada siapa saja. Keterangan ini dijelaskan berdasarkan esensi dan hakikat ajaran Islam itu sendiri. Yaitu penjelasan tentang Ihsan.

Bagi Haidar Bagir agama Islam itu harus merunut kepada tiga ajaran utamanya itu ada tiga pondasi. Yaitu Islam, Iman dan Ihsan. Landasannya adalah hadis yang dikenal dengan hadis Jibril, hadis ini disebutkan dalam shahih al-Bukhari.

Dikisahkan seseorang datang kepada Rasulullah Saw dan bertanya tentang Iman. Nabi Muhamamd Saw menjawab, iman adalah kamu beriman kepada Allah Swt, Malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, Nabi Saw, dan hari akhir. “benar”. Saat itu para sebagian sahabat merasa heran, karena orang itu bertanya dan ia juga yang menjawab.

Kedua tentang Islam, yaitu kamu bersyahadat, dan menegakkan solat, berpuasa, membayar zakat dan haji bagi yang mampu. Ketiga, yaitu tentang Ihsan, kamu beribadah seolah-olah melihat Allah Swt. Namun, jika kamu tidak merasa, sesungguhnya Ia melihatmu.

Baca Juga :  Menjelang 1 Ramadan 2020, Ini Doa Setelah Shalat Tarawih Lengkap Arab, Latin, dan Terjemah

Atas dasar hadis inilah, Haidar Bagir menegaskan bahwa berbuat kebajikan, dan berbagi manfaat kepada orang lain adalah tanda Ihsannya seseorang. Dan cinta kepada sesama merupakan mahkota dan pondasi dari ajaran agama Islam. Haidar Bagir mengutip salah satu ucapan yang terkenal, al-Din huwa al-Hubb, wa al-Hubb Huwa al-Din. Artinya, Agama itu adalah cinta dan cinta itu adalah pondasi setiap agama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here