Donald Trump Positif Corona, Kini Jalankan Karantina Bersama Sang Istri  

0
44

BincangSyariah.Com – Donald Trump positif corona. Presiden Amerika Serikat tersebut diberitakan positif terjangkit virus corona. Melalui akun Twitter resminya, Trup menyatakan dia dan istrinya, Melania Trump terjangkit virus corona (Covid-19).

Sebelum berita tersebut muncul, asisten senior sekaligus penasihat Trump, Hope Hicks dikabarkan telah positif terjangkit virus corona. Oleh karena itu, Trump dan Melania harus menjalani karantina mandiri.

Hasil tes tersebut menjadi pukulan besar bagi seorang presiden yang telah berusaha mati-matian untuk meyakinkan publik AS bahwa masa pandemi terburuk belum mereka alami, bahkan saat kasus terus meningkat kurang dari empat bulan sebelum Pemilu diselenggarakan di negara tersebut.

Gejala Covid-19 bisa berupa demam, batuk, dan kesulitan bernapas. Banyak orang terbukti hanya mengalami gejala yang ringan. Meski demikian, ada juga penderita yang mengalami komplikasi medis lain, seperti mengalami gejala yang lebih parah, termasuk pneumonia, yang bisa berakibat sangat fatal.

Melalui Twitternya, Trump mengumumkan bahwa dia dan istrinya telah melakukan pemeriksaan virus dan sembari menunggu hasilnya, keduanya berada dalam proses karantina. Ia menulis Tweet pada 2 Oktober 2020.

Tonight, @FLOTUS and I tested positive for COVID-19. We will begin our quarantine and recovery process immediately. We will get through this TOGETHER!

Dalam wawancaranya dengan Fox News, Trump mengonfirmasi bahwa asisten senior Hope Hicks telah dites dan hasilnya positif. Saat ini, Trump dan istrinya sedang menunggu hasil tes mereka sendiri.

Usai wawancara tersebut, berulah Trump mengumumkan Twitter bahwa dia dan Melania Trump akan memulai proses karantina sambil menunggu hasil tes keluar. Hicks dilaporkan memiliki banyak punya kesempatan berdekatan dengan Trump selama pekan ini dan sudah mengikuti jadwal kerja Trump termasuk dalam kegiatan kampanye pada Rabu (30/9/2020).

Baca Juga :  Ini Logika Ulama Fikih yang Membolehkan Shalat Jumat 2 Gelombang

Informasi valid bahwa Trump dinyatakan positif corona datang beberapa jam setelah Gedung Putih mengumumkan bahwa asisten senior Hope Hicks terjangkit virus corona setelah bepergian dengan presiden beberapa kali dalam seminggu di akhir September.

Hicks terbang bersama Trump di Marine One, helikopter kepresidenan, dan di Air Force One untuk melakukan kampanye di Minnesota Rabu, dan di atas Air Force One untuk menghadiri debat presiden pertama pada Selasa malam di Cleveland.

Trump yang kini berusia 74 tahun melebarkan risiko komplikasi serius yang lebih tinggi ketimbang orang lain yang terpapar virus yang kini telah menewaskan lebih dari 200.000 orang di seluruh dunia.

Dalam wawancara dengan pembawa acara Fox News, Sean Hannity Kamis, Trump mengatakan dengan tegas bahwa ia sedang menunggu hasil tes COVID-19. “Apakah kita mengarantina atau positif, saya tidak tahu,” katanya dan menambahkan bahwa ibu negara Melania Trump juga menunggu hasil.

Sebelumnya, Trump telah konsisten mengungkapkan bahwa ia tak rentan tertular Covid-19, bahkan setelah staf Gedung Putih dan orang-orang terdekatnya dinyatakan positif Covid-19 dan sakit. “Saya tidak merasakan kerentanan apa pun,” akunya kepada wartawan pada bulan Mei lalu.

Trump justru mendorong gubernur untuk membuka kembali negara bagian AS dan mencoba untuk memfokuskan perhatian masyarakat pada upaya untuk menghidupkan kembali ekonomi.

Berita Donald Trump positif corona mengguncang negara yang masih berjibaku dengan strategi dan menyusun formula bagaimana untuk membuka kembali kegiatan dengan aman sembari menghindari lonjakan kasus Covid-19.

Kenyataan bahwa Donald Trump positif corona adalah hal yang aneh sekaligus kecerobohan. Sebab, Gedung Putih memiliki akses ke sumber daya yang hampir tidak terbatas.

Baca Juga :  Budayawan Ngatawi Al-Zastrouw di KOMUJI; Jangan Sampai Jadi Korban Malpraktek Agama

Ada pasokan rapid test yang konstan tapi masih gagal menjaga keamanan presiden dan menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana negara lain akan mampu melindungi pekerja, siswa, dan publik saat bisnis dan sekolah dibuka kembali.

Selain menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, hendaknya kita juga berdoa pada Allah Swt. agar terhindar dari virus corona atau pandemi Covid-19 ini.[] (Baca: M. Quraish Shihab: Doa Agar Indonesia Bebas Corona)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here