Unduh Buku Fikih Tradisi

0
2054

Islam sangat menghargai tradisi suatu masyarakat. Islam justru tidak pernah menentang sebuah tradisi jika tradisi itu memiliki makna dan pesan agama di dalamnya. Penghargaan Islam terhadap suatu tradisi tidak bisa dipahami, kecuali dalam kerangka penghargaan terhadap apa yang hidup (living) di dalam masyarakat, ini bisa disebut fikih tradisi.

Tradisi dalam masyarakat Indonesia, bisa jadi- meski tidak semuanya- sesuai dengan spirit Alquran dan Sunnah. Tradisi ini dikenal juga dengan living quran atau living sunnah. Dengan begitu, sikap akomodatif Islam ini sejalan dengan kaidah fikih al-‘Addah Muhakkamah (suatu tradisi bisa dijadikan sumber hukum syariat Islam). Dari konsep ini, para ulama ushul fikih membagi adat dalam dua bentuk. Pertama, adat yang tidak bertentangan dengan syariat Islam. Kedua, adat yang bertentangan dengan nash-nash Alquran

Adat (tradisi) yang tidak bertentangan adalah tradisi yang memiliki proses Islamisasi di dalamnya. Misalnya, adat atau kebiasaan yang baik dan hidup di kalangan masyarakat. Misalnya, kebiasaan untuk membangun rumah menggunakan simbol cabe digantung dan sebagainya.  Tradisi ini, tentu tidak akan ditemukan dalilnya secara nash (manshush). Akan tetapi, kebiasaan ini merupakan bentuk dari doa si empunya rumah untuk memohon kepada Allah agar seisi rumah diberikan berkah dan keselamatan selalu.

Doa-doa menggunakan simbol ini juga pernah dilakukan oleh Rasulullah saw. Doa dengan simbol dikenal dengan al-Du’a bi al-Rumuz. Doa ini dipraktikkan oleh Rasulullah saw. ketika memindahkan sorban ketika saat salat Istisqa’ (memohon minta hujan). Menurut K.H. Ali Mustofa Yaqub hadis ini merupakan cara Rasulullah mengajarkan dibolehkannya menggunakan simbol untuk berdoa.

Buku fikih tradisi ini mengulas beberapa tema tradisi masyarakat Indonesia dilihat dari aspek makna-maknanya dalam agama. Banyak tradisi beragama di Indonesia sarat akan makna dan permohonan ampunan dan keselamatan kepada Allah Swt. Tradisi yang dibahas dalam buku ini, mencakup apa saja yang lahir dan hidup di tengah masyarakat, tradisi menjunjung tinggi rantai keilmuan para ulama dan seterusnya.

Baca Juga :  Unduh Gratis Buku Saku Fikih Travelling

Semoga buku ini memberikan sedikit manfaat kepada pembaca. Wallahu al-Muwaffiq.

Bagi Anda yang berminat membacanya dalam versi cetak, silakan pesan ke narahubung berikut 085281400252 (Diah). Minimal pemesanan 20 eksemplar.

Bagi Anda yang berminat membaca buku tersebut dalam versi luring (offline), silakan Anda bisa mengunduhnya disini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here