Hadis Keempat Kitab “Al-Mawaidz Al-‘Ushfuriyah”; Kemuliaan Para Pencari Ilmu

2
1983

BincangSyariah.Com – Dalam hadis keempat ini, Imam Muhammad Bin Abu Bakar menambahi dua hadis di dalamnya. Dalam artian, ada tiga hadis yang berkaitan dengan kemuliaan bagi mereka yang suka menuntut ilmu, baik lewat madrasah, sekolah, majelis taklim, dan lain sebagainya.

Hadis Pertama

Ibrahim meriwayatkan dari Al-Qomah, dari Abdullah bin Mas’ud radliyallahu anhum bahwa Rasulullah saw. bersabda:

من تعلم بابا من العلم ينتفع به في اخرته ودنياه اعطاه الله خيرا له من عمر الدنيا سبعة الاف سنة صيام نهارها وقيام لياليها مقبولا غير مردود

Barangsiapa yang belajar satu bab (pembahsan) ilmu yang berguna untuk dunia-akhiratnya, maka Allah Swt. akan memberikan pahala yang lebih baik dari orang yang berumur 7000 tahun, yang puasa di siang hari dan tahajud di malam hari, dan keduanya diterima oleh Allah Swt.

Santri, siswa, atau siapa saja yang mencari ilmu, baik ilmu agama ataupun ilmu umum, yang bisa memberikan manfaat untuk dunia-akhirat, maka pahalanya jauh lebih baik dari orang yang selama 7000 tahun puasa dan bangun malam. Hal ini menunjukkan betapa tingginya derajat para pencari ilmu di sisi Allah Swt. Allah Swt. berfirman dalam QS. Al-Mujadalah (58) : 12,

 يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

…. niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.

Berkenaan dengan derajat para pencari ilmu, suatu ketika Ibnu Mas’ud ditanya perihal amalan terbaik. Beliau menjawab “ilmu (ngaji/mencari ilmu)”. Diulang lagi pertanyaan tersebut oleh sahabatnya. Beliau menjawab dengan jawaban pertama. Saya bertanya perihal amalan terbaik, anda kok jawabnya ilmu? Dijawab lagi oleh beliau, “waihak (celakalah), dengan ilmu, amal yang sedikit dan banyak akan bermanfaat untukmu. Jika tanpa ilmu (bodoh), maka percuma amal sebanyak apapun”. Hal ini sebagaimana juga dijelaskan dalam Syarah Sahih al-Bukhari karya Imam Ibnu Bathal.

Mencari ilmu adalah amalan terbaik. Karena dengan ilmu kita dapat mengenal Allah Swt. dan nabi-Nya. Dengan ilmu kita dapat membedakan yang halal dan tidak, yang suci dan yang najis, dan lain sebagianya. Derajat orang yang berilmu (beriman) akan ditinggikan oleh Allah Swt. Baik di dunia, maupun di akhirat.

Berilmu memang tidak cukup jika tanpa didasari dengan keimanan. Namun tetap ia akan menjadikan mulia pemiliknya walau hanya sebatas di dunia. Lihatlah para ilmuwan Barat penemu berbagai macam bidang keilmuan. Namanya diabadikan dan selalu dikenang oleh orang-orang setelahnya. Dia berwibawa sebab ilmunya walau hanya di dunia. Orang yang berilmu saja sudah memiliki derajat tertentu di dunia, apalagi para pencari ilmu yang didasari dengan keimanan (para santri)?

Hadis Kedua

Hadis kedua ini juga dari riwayat Ibrahim, Al-Qomah, dan Ibn Mas’ud. Hadis ini adalah lanjutan dari hadis yang pertama. Rasulullah saw. bersabda,

قراءة القران اعمال المكفيين والصلاة اعمال الاعاجز والصوم اعمال الفقراء والتسبيح اعمال النساء والصدقة اعمال الاسخياء والتفكر اعمال الضعفاء الا ادلكم على اعمال الابطال قيل يا رسول الله وما اعمال الابطال قال طلب العلم فانه نور المؤمن في الدنيا والاخرة

Membaca Alquran amalan orang yang berkecukupan. Salat adalah amalan orang yang berkecukupan. Amalan orang faqir adalah sedekah. Dan tafakur adalah amalah orang-orang lemah. Apakah kalian tahu tentang  amalan para pahlawan?  Mereka bertanya, apa itu? Mencari ilmu, karena ia dapat menjadi penerang di dunia dan akhirat.

Ilmu adalah cahaya bagi pemiliknya. Bahkan ia juga dapat menyinari orang lain layaknya rembulan. Jika ditanya tentang pahlawan yang sebenarnya, maka jawabnya adalah para pencari ilmu. Orang yang alim dan mengamalkan ilmunya dapat menjadi perantara keselamatan keluarga dan tetangganya, bahkan bangsa dan negara.

Oleh karena itu, mari terus belajar tanpa mengenal rasa cukup. Bahkan Nabi Muhammad saw. saja selalu berdoa agar dapat tambahan ilmu, apalagi kita? Dalam artian menjadi santri selama-lamanya yang selalu haus ilmu. Nabi Muhammad saw. tidak minta tambahan kecuali ilmu. Allah Swt. berfirman dalam Qs. Thaha (20) : 114,

فَتَعٰلَى اللّٰهُ الْمَلِكُ الْحَقُّۚ وَلَا تَعْجَلْ بِالْقُرْاٰنِ مِنْ قَبْلِ اَنْ يُّقْضٰٓى اِلَيْكَ وَحْيُهٗ ۖوَقُلْ رَّبِّ زِدْنِيْ عِلْمًا

Maka Mahatinggi Allah, Raja yang sebenar-benarnya. Dan janganlah engkau (Muhammad) tergesa-gesa (membaca) Al-Qur’an sebelum selesai diwahyukan kepadamu, dan katakanlah, “Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku. ”

Dalam Tafsir Jalalain Juz 2/hal. 264 dijelaskan bahwa tambahan yang diminta adalah Alquran. Ketika ayat sudah turun, maka ilmu beliau akan bertambah.

Oleh karena itu, mari tetap rajin cari ilmu, banyak berguru, banyak membaca, dan ikut pengajian di majelis ilmu.

Hadis Ketiga

Hadis ketiga ini juga berkaitan dengan keistimewaan orang yang berilmu. Rasulullah saw. bersabda,

انا مدينة العلم وعلي بابها

Saya adalah kota ilmu sedangkan Ali ra. adalah pintunya.

Sabda Nabi ini membuat penasaran kaum Khawarij, kenapa Sayydina Ali ra. sampai dijuluki pintu ilmu?

Singkatnya, ada sepuluh rombongan yang bertanya dengan pertanyaan sama. Mereka sudah janjian terlebih dahulu. Jika jawabannya juga sama, maka berarti Sayyidina Ali ra. hanya biasa-biasa saja ilmunya.

Ternyata sepuluh rombongan ini mendapati jawaban yang berbeda antara satu sama lainnya dari Sayyidina Ali. Pertanyaan mereka adalah tentang lebih utama mana antara ilmu dengan harta. Alhamdulillah, berkat 1 soal dengan 10 jawaban berbeda dari Sayyidina Ali ra. mereka langsung menyatakan keislamannya.

Artinya, perbanyaklah referensi yang dimiliki. Perbedaan ulama dalam furu’iyah adalah kekayaan bagi Islam. Perbedaan mazhab fiqh adalah pelangi bagi kehidupan. Kita tidak bisa terpaku pada satu mazhab, karena terkadang mengikuti mazhab lain menjadi sebuah keharusan dalam kondisi tertentu.

Belajar sampai mati, bukan belajar sampai lulus kuliah. Karena dengan ilmu, pangkat di sisi Tuhan dan manusia akan terangkat. Wallahualam.

2 KOMENTAR

  1. baca alqur’an amalan org berkecukupan shalat amalan ??? kalau puasa amalan orag pakir ..kalau sedekahbamlan org dermawan ..maca tasbih amalan wanita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here