Doa dan Amalan untuk Mendapatkan Pasangan yang Saleh

0
1578

BincangSyariah.Com- Manusia umumnya merasa kesepian jika hidup dalam kesendirian. Sebagaimana kisah Adam di surga yang resah karena kesendiriannya, lalu diciptakanlah Hawa sebagai pasangan hidupnya. Manusia, anak cucu Adam menyelesaikan kesendiriannya dengan membangun rumah tangga. Salah satu faktor utama dalam membangun rumah tangga adalah memilih dan mendapatkan pasangan.

Pernikahan memiliki pilar-pilar yang menopang keberadaannya. Faqihuddin Abdul Kodir merumuskan pilar-pilar rumah tangga setidaknya ada lima yang disebutkan dalam al-Quran. Lima pilar itu adalah perjanjian yang kokoh, hubungan suami istri adalah berpasangan, memperlakukan satu dengan lain secara baik dan bermartabat, selalu bermusywarah dalam menyelesaikan perkara, serta adanya perasaan saling nyaman dan memberi kenyamanan. Kelima pilar ini akan mengantarkan pasangan suami istri kepada meningkatnya ibadah kepada Allah Swt.

Begitu pentingnya tujuan pernikahan, maka diperlukan perencanaan yang matang dalam pelaksanannya bahkan jauh sejak memilih pasangan hidup. Memilih pasangan hidup berarti kita berusaha mencari dan memilih yang akan diambil sebagai pendamping hidup yang akan membersamai kita sepanjang hayat. Adanya siang akan menjadi pelengkap malam, adanya langit dan bumi, dunia akan lengkap dengan akhirat, maka tentu saja laki-laki menjadi lengkap dengan perempuan, begitu sebaliknya. Maka, tak perlu khawatir karena semua orang telah disiapkan jodohnya oleh Allah Swt.

Laki-laki maupun perempuan dapat mengambil keputusan menerima atau menolak permintaan yang datang kepadanya. Karena kaidah dalam menemukan jodoh adalah usaha atau ikhtiyar secara syar’i dan tawakkal, yaitu doa yang mengiringi usaha kita akan menentukan seperti apa jodoh yang kita dapatkan.

Memilih calon suami bukanlah suatu hal yang mudah. Banyak hal yang harus dipertimbangkan, apalagi menyangkut perasaan suka dan nyaman. Penulis buku ini memberi beberapa tips untuk memilih calon suami. Yang pertama, lihatlah bagaimana pengorbanannya dalam menjalankan ibadah. Lalu, bagaimana ia memuliakan orang tua dan keluarganya. Ketiga, lihatlah bagaimana pergaulannya, serta cari tahu bagaimana cara ia mencari rezeki yang halal. (hlm. 97-100)

Baca Juga :  Resensi: Alquran dan Kodrat Perempuan (Sebuat Tawaran Pembacaan Metodologis atas Realitas Masyarakat)

Jika kita menginginkan jodoh yang ideal, maka satu yang harus kita ingat yaitu prinsip yang sering diabaikan, bahwa jodoh itu cerminan diri sendiri. Akhlak menjadi parameter yang membedakan manusia dengan binatang, maka akhlak yang mulia akan membuat seseorang tak hanya indah dipandang, namun juga memberi kesan secara langsung kepada kualitas individu.

Akhlak yang indah, termasuk menutup aurat, bersikap ramah, murah senyum, jujur, menambah keahlian dan wawasan, akan menjadi kunci pancaran inner beauty seorang wanita.

Di antara usaha untuk menjemput jodoh kita, yaitu dengan mendekatkan diri kepada Allah. Dengan berdoa berarti meneguhkan hubungan kita dengan Allah. Tidak ada yang sia-sia dari doa, maka tak ada alasan bagi kita untuk berputus asa dari rahmat-Nya. Doa akan menjadi kekuatan yang mendorong dan memuluskan langkah-langkah kita. Kita akan merasa tenang karena ada Allah yang bisa menjadi sandaran kapan saja.

Di anatra doa yang bisa dibaca agar dimudahkan mendapatkan jodoh yang saleh:

رَبَّنَا هَبۡ لَنَا مِنۡ أَزۡوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعۡيُنٖ وَٱجۡعَلۡنَا لِلۡمُتَّقِينَ إِمَامًا

Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa” (QS. Al-Furqan [25]: 74)

Sedangkan doa bagi wanita yang berharap jodoh:

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَدُنْكَ زَوْجًا طَيِّبًا وَيَكُوْنَ صَاحِبًا لِيْ فِي الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالْاخِرَةِ

“Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia, dan akhirat” (hlm. 134)

Tak hanya doa yang kita panjatkan sendiri, lebih dari itu, sikap berbakti kepada orang tua akan menjadi jalan untuk mendapatkan suami yang saleh. Al-Qur’an dan hadis telah banyak memerintahkan untuk berbakti kepada kedua orang tua. Begitu istimewanya posisi kedua orang tua, sehingga doa keduanya diijabah oleh Allah. Dengan berbakti kepada keduanya, ridha mereka akan mengalir kepada kita. Ridha keduanya lah yang akan melapangkan jalan kebahagiaan anak-anaknya, termasuk kebahagiaan memperoleh pasangan yang saleh, yang siap mendampingi dalam mengarungi lautan kehidupan di dunia dan bersama kelak di akhirat-Nya.

Baca Juga :  Kitab Ayyuhal Walad: Kumpulan Nasehat Imam Al-Ghazali untuk Para Santrinya

Judul Buku      : Amalan-Amalan Wanita Salihah untuk Mendapatkan Calon Suami Saleh

Penulis            : Junaidi Ahmad

Penerbit           : Araska, Yogyakarta

Tahun Terbit   : Januari, 2020

Halaman         : 232 hlm

ISBN               : 978-623-7537-14-4

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here