Amalan, Doa, dan Zikir pada Hari Jumat

0
177

BincangSyariah.Com – Hari Jumat atau yang biasa disebut dengan sayyidu al-ayyam (rajanya hari-hari) dipandang mulia oleh umat Islam. Hari dimana Nabi Adam diciptakan dan dimasukkan ke dalam surga. Hari saat Nabi Adam diturunkan ke bumi dan hari diterima taubatnya. Hari dimana salat Jum’at dilaksanakan, dan hari dimana orang-orang muslim berkumpul. Hari Jum’at adalah hari raya bagi kaum mukmin, yakni hari raya keimanan. Sebagaimana Imam Ghazali menyebutnya dalam bidayatul hidayah. Rasulullah Saw bersabda, “Ini (hari Jumah) adalah hari yang dijadikan Allah sebagai hari raya bagi kaum muslim.” (HR. Ibn Majah dan at-Thabari).

Disunahkan bagi umat Islam untuk membaca surat al-Kahfi dan surat Yasin pada hari Jumat. Bahwa barang siapa yang membaca surat al-Kahfi pada malam atau hari Jum’at, Allah akan memberikan cahaya dan pahala kepadanya.

Imam Nawawi juga mengatakan bahwa hari Jum’at adalah hari untuk berdoa, zikir, dan ibadah. Dalam sebuah riwayat Rasulullah bersabda bahwa barang siapa membaca doa berikut tujuh kali pada malam Jum’at, kemudian ia mati pada malam itu, niscaya ia akan masuk surga. Barang siapa yang membacanya pada hari Jum’at lalu ia mati pada hari itu, maka ia akan masuk ke surga. (hlm. 159) Adapun doa yang dimaksud adalah membaca sayyidul istighfar.

Sesungguhnya pada hari Jum’at terdapat waktu mustajab bila seseorang hamba muslim melaksanakan salat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya” (HR. Bukhari Muslim)

Selain dianjurkan untuk membaca sayyidul istighfar, umat Islam juga disunahkan untuk memperbanyak membaca salawat pada malam Jum’at. Salah satu salawat yang bisa diamalkan untuk dibaca pada malam Jum’at adalah salawat ummy. Barang siapa yang membacanya sebanyak 80 kali pada malam Jum’at, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya selama 80 tahun. Sedang jika dibaca sebanyak 500 kali pada malam Jum’at, niscaya ia tidak akan mati sebelum berjumpa dengan Nabi Muhammad Saw, dalam keadaan sadar (hlm. 84). Adapun lafal salawat Ummy adalah,

Baca Juga :  Ini Lima Kejadian Penting pada Hari Jumat

اللهم صل على سيدنا محمد عبدك ورسولك النبي الامي وعلى اله وصحبه وسلم.

Hari Jum’at adalah hari membersihkan diri bagi umat Islam. Umat Islam biasanya mandi untuk berangkat salat Jumat di masjid, memotong kuku, mencukur rambut, dll. Kemudian ia pergi ke masjid untuk mendengarkan khutbah salat Jum’at. Sebagian ulama berpendapat bahwa waktu mustajab untuk berdoa adalah saat khatib sedang berada di atas mimbar hingga selesai berkhutbah. Ada pula yang berpendapat setelah Asar hingga Magrib pada Jum’at. (hlm. 17)

Pada waktu subuh di hari Jum’at disunahkan untuk membaca surat As-Sajdah dan Al-Insan. Abu Hurairah berkata “Rasulullah Saw membaca ‘alif laamim tanziil…’ (surat as-Sajdah) pada rakaat pertama salat Subuh di hari Jum’at. Sementara pada rakaat kedua, beliau membaca ‘hal ataa ‘alal insaani..’ (surat al-Insan)” (HR. Muslim). Namun, sebagian ulama berpendapat bahwa tidaklah membatasi kesunahan pada surat as-Sajdah dan al-Insan saja. Sebaliknya surat apapun yang dibaca selama di dalamnya terdapat ayat sajadah tetap dianjurkan untuk dibaca di hari Jum’at. (hlm. 196)

Waktu setelah salat Jum’at adalah waktu mustajab untuk berdoa. Sebagian ulama berpendapat, agar umat Islam membaca dua bait ini lima kali setiap setelah salat Jum’at. Sayyid Abdil Wahhab Assya’rani menjelaskan, “Barang siapa yang istikamah membaca dua bait ini pada setiap hari Jum’at, maka Allah akan mengambil nyawanya dalam keadaan Islam dengan tanpa ragu”. (hlm. 155) Dua bait itu adalah:

الهي لست للفردوس اهلا # ولا اقوى على النار الجحيم

فهب لي توبة واغفر ذنوبي # فانك غافر الذنب العظيم

Dijadikannya hari Jum’at sebagai sayyidul ayyam, sebagai hari mustajab untuk berdoa, serta disamarkannya waktu mustajab itu adalah mengandung hikmah untuk memotivasi umat Islam agar bersungguh-sungguh dalam beribadah dan berdoa. Sebagaimana disamarkannya malam lailatul qadar (malam seribu bulan) dengan berbagai keistimewaannya, agar umat Islam senantiasa mengisi waktunya dengan beribadah, mengharap akan dipertemukannya dengan waktu yang penuh barakah itu.

Baca Juga :  Unduh Buku Fikih Tradisi

Judul Buku      : Amalan-Amalan Hari Jum’ah untuk Kebaikan Dunia Akhirat

Penulis            : Muhammad Wildan Auliya

Penerbit           : Araska, Yogyakarta

Tahun Terbit    : Maret 2020

Halaman          : 240 halaman

ISBN               : 978-623-7537-82-3

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here